Untukmu
Wewangian kasturi merebaki
Angin lembut doa-doa membelai mengasihi
Angin lembut doa-doa membelai mengasihi
Sungai-sungai jernih yang dingin dengan hangat memelukmu
***
Ingin sekali bertemu atau setidaknya mengirimi surat rindu yang menjejal jantungku. Sekedar untuk bersenda tentang waktu-waktu yang sebelum ia memutusmu dengan tanpa memberikan kesempatan bernegosiasi sedikitpun kepadaku. Sekedar untuk membunuh sunyi dengan tawa yang sempat menyesakkan angin. Ingin sekali menyentuh kembali jemari hangat yang pernah menyodorkan secangkir persahabatan dengan air putih yang terdestilasi. Sekedar untuk meraba lagi ketulusan yang senantiasa tak pernah absen di garis-garis sunggingan senyummu. Sekedar untuk menghabiskan seteguk masa labil yang masih tersisa di gelas usia ini. Sungguh ingin sekali...
***
Untukmu
Berharap di sana peluk-Nya senantiasa
Berharap di sana peluk-Nya senantiasa
______
untuk Muhidin, sahabat baikku di alam sana, semoga cinta-Nya selalu mendekapmu hangat.

