Friday, January 10, 2014

Mencari Jiwa Yang Hilang (ouvre dua)

(ouvre dua)
Gambar dari sini

kehilanganmu adalah pasti. seperti lenguh riak di jemari sebuah danau tua.
percikan air melukis gejolak bebayang kelam masa mendatang.
si pandir itu membelalak matahari. sajak sajak sudah terpanggang di reruntuhan tembok tembok kuning musim kemarau.
itu dedaun mangkat menjadi alamat.
syair syair muda berteduh di kelopak kelopak hujan yang tertunda.
sunyi mencabik di jalan jalan setapak.
belukar di sisinya membungkus kenyataan pahit. kelam.
masa mendatang yang menjadi masa kini.
jejak jejak basah di tanah nan bimbang, menggeret nyanyian pilu rerumput tepian danau.
kaki si pandir menyibak lenguhan angin yang selalu bisu. bersua hampa di beranda yang lama.

__________
10-01-2014

5 comments:

  1. sebentar, sedang kehilangan siapa sih bang? *eh :D

    ReplyDelete
  2. semoga setelah bertemu tak akan pernah hilang lagi

    ReplyDelete
    Replies
    1. This comment has been removed by the author.

      Delete